Sakunar — Aspal ruas jalan penghubung Desa Kapitan Meo dan Desa Oenaek di Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka sudah rusak. Padahal, pengaspalan ruas jalan tersebut baru selesai dikerjakan Desember 2022.
Artinya, baru sebulan pengaspalan jalan Kapitan Meo-Oenaek selesai dikerjakan. Walau demikian, badan jalan sudah berlubang.
Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malaka III, Ronaldo Asury, S.Sos, ketika menghubungi media ini, Kamis (12/01/2023), Pukul 23:05 Wita.
“Saya sangat kaget ketika saya berada di lokasi proyek ini. Sy temukan, jalan yang baru selesai di bangun Bulan Desember rusak seperti yg tertera di foto. Miris sekali, apa yang akan masyarakat nikmati?,” ungkap Ronaldo Asury kepada wartawan media ini melalui pesan WhatsApp, Kamis malam (12/01). Bersama pesan tersebut, Asury mengirim sejumlah foto kondisi jalan dimaksud.
Menurut Asury, pemerintah telah memberi perhatian kepada masyarakat. Namun niat baik pemerintah ini harus tercoreng oleh kualitas pekerjaan yang memprihatinkan seperti ini.
“Pemerintah telah memberikan program mulia ini kepada masyarakat di dua desa yaitu Desa Oenaek dan Kapitan Meo. Sayang sekali ketika kualitas jalan yang dibangun oleh kontraktor seperti yang kita lihat. Apakah kurang pengawasan dari Pemda dalam ini dinas PU?,” lanjut Asury.
Politisi PDI Perjuangan ini meminta, agar Dinas Pekerjaan Umum (PU) selaku dinas teknis dan Inpektorat Daerah segera turun ke lokasi untuk memetakan persoalan yang ada.
“Untuk itu Pemda Malaka melalui Dinas teknis harus melakukan pengawasan intens dan segera memperbaiki. Mumpung masih dalam masa pemeliharaan. Apabila telah selesai masa pemeliharaan yang dikuatirkan kerusakan akan lebih parah. Kalau bisa inspektorat juga harus turun untuk cek di lapangan. Bagaimana jalan baru dikerjakan sebulan ko sudah rusak,” tandasnya.
Asury mengaku, sebagai putera daerah dan Anggota DPRD, dirinya sangat menyayangkan kondisi ini, dan berjanji mengawal hingga tuntas.
“Sebagai putera daerah dan sekaligus sebagai anggota DPRD, saya akan mengawal ini hingga tuntas,” tutupnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Malaka, Ir Yohanis Nahak membantah rusaknya aspal jalan tersebut. Yohanis mengatakan, kondisi jalan yang tertera di foto adalah permukaan jalan yang sengaja dikupas untuk diperbaiki, bukan karena rusak.
“Itu kondisi permukaan jalan yang sudah kupas kembali untuk perbaiki dan sudah diperbaiki. Esok saya kirim foto yang sudah diperbaiki. Orang kupas untuk diperbaiki, dong (mereka cepat-cepat pi (pergi) foto ambil lalu muat di berita , seolah olah jalan itu rusak dari awal,” tulis Yohanis dalam pesan WhatsApp ketika dikonfirmasi wartawan media ini Kamis (12/01), Pukul 23:43 Wita.
Namun Yohanis belum menjelaskan lebih rinci terkait alasan permukaan jalan tersebut dikupas. Juga belum menjelaskan spesifikasi pekerjaan dan siapa kontraktor pelaksana proyek tersebut.
Informasi yang dihimpun sakunar menyebutkan, pengerjaan jalan Desa Kapitan Meo-Oenaek sepanjang Kilo Meter menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2022 dengan nilai kontrak Rp.2.795.134.269,00 atau 2,7 Miliyar Rupiah.*(JoGer)