BETUN, Sakunar — Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka Nomor Urut 2, dr. Stefanus Bria Seran, MPH dan Hendri Melki Simu, A.Md (SBS-HMS) ingin mengembangkan Agrowisata sebagai salah satu metode pengembangan ekonomi kerakyatan.
Hal tersebut didasarkan pada 3 fakta utama, yaitu: pertama, daerah Malaka sebagai daerah tersubur di Pulau Timor. Kedua, mayoritas masyarakat Malaka bermata pencaharian sebagai petani. Ketiga, hampir semua petani punya kapital (modal dasar), yaitu tanah untuk bertani.

Demikian disampaikan Calon Bupati Malaka Nomor Urut 2, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), menjawab pertanyaan tim Panelis pada debat pertama Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Malaka, Senin (14/10/2024).
“Berkenaan dengan ekonomi rakyat yang dikaitkan dengan pariwisata, maka yang paling cocok di Malaka adalah pariwisata di bidang pertanian,” ujar SBS menjawab pertanyaan panelis.
“Alasannya adalah lebih dari 80 persen masyarakat Malaka adalah petani, dan mereka semua masing-masing punya kapital tanah untuk bertani dan mereka sudah hidup dalam alam bertani,” lanjut dia.
Oleh karena itu, kata SBS, Kabupaten Malaka harus difokuskan untuk pertanian sehingga namanya pariwisata pertanian.
Diketahui, konsep perpaduan antara pariwisata dan pertanian atau yang lazim dikenal dengan sebutan AGROWISATA sudah berkembang dengan sangat baik di beberapa daerah.
AGROWISATA merupakan suatu bentuk wisata yang mengandalkan sektor pertanian di dalamnya. Agrowisata cenderung memanfaatkan usaha agro sebagai sarana memperluas pengetahuan dan rekreasi di bidang pertanian.

Agrowisata seringkali menghadirkan potensi sumber pendapatan dan keuntungan bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya pengembangan dan pembangunan agrowisata, para petani lokal akan mendapat kesempatan untuk meningkatkan sumber pendapatan mereka.
Pada Surat Keputusan Bersama Menteri Pertanian dan Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi Nomor: 204/KPTS/30HK/050/4/1989 dan Nomor KM. 47/PW.DOW/MPPT/89 Tentang Koordinasi Pengembangan Wisata Agro juga menjelaskan bahwa agrowisata merupakan suatu bentuk kegiatan pariwisata yang memanfaatkan usaha agro sebagai objek wisata dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, perjalanan, rekreasi dan hubungan usaha di bidang pertanian.
Agrowisata Menjawab Tuntas Pertanyaan Panelis Debat
Jawaban yang diberikan Calon Bupati Nomor Urut 2, dr. Stefanus Bria Seran, MPH sesungguhnya menjawab tuntas pertanyaan panelis debat, tentang bagaimana meningkatkan ekonomi rakyat tanpa merusak alam dan budaya masyarakat.
Sebab menurut Kementerian Pertanian RI, AGROWISATA itu sendiri memiliki beberapa tujuan dan manfaat, antara lain: Sebagai upaya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan; Memberikan edukasi pertanian kepada masyarakat; Sebagai tempat rekreasi dan berlibur; dan Meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.
Jadi, mari kita dukung pengembangan Agrowisata di Kabupaten Malaka! (*)