Kulit adalah organ terbesar dan terluar dari tubuh manusia yang melindungi organ yang ada di dalam tubuh. Namun kadang kala kita lupa untuk menjaga dan memelihara agar kulit tetap sehat. Kulit yang merupakan organ terluar ini sangat rentan terhadap masalah yang timbul terlebih dari luar tubuh. Kulit sendiri memiliki fungsi sebagai perlindungan bagi organ di dalam tubuh. Selain itu kulit juga memegang peran penting sebagai indra peraba dan sebagai regulasi suhu tubuh dengan pengeluaran keringat. Kulit juga sebagai tempat terbentuknya vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh.
Kulit memilliki beberapa lapisan yang terluar bernama epidermis, yang terdiri dari sel keratinosit, sel melanosit dan sel langerhans. Tentunya setiap sel memiliki fungsi masing-masing, yang berfungsi untuk ketahanan tubuh dan sistem imun kulit.
Lapisan setelah epidermis ada lapisan dermis dan lapisan subkutis. Secara garis besar lapisan dermis memiliki fungsi menjaga kekencangan dan kemulusan kulit. Sedangkan lapisan subkutis memiliki fungsi sebagai bantalan untuk perlindungan trauma dari luar tubuh serta cadangan energi bagi tubuh. Lapisan epidermis merupakan lapisan kulit yang tipis, namun tampaknya organ tubuh
yang cukup kuat sehingga kadang dilupakan untuk tetap menjaga kulit tetap sehat. Padahal merawat kulit merupakan hal yang sederhana yang harus dilakukan setiap hari.
Hal yang dapat dilakukan setiap harinya antara lain menjaga kebersihan kulit dengan cara mandi menggunakan sabun. Menggunakan pelembab untuk menjaga fungsi barier kulit agar tetap baik dan lembab, melindungi kulit dari bahaya sinar UVA dan UVB matahari. Dengan mengoleskan sunscreen minimal SPF 30 dan PA +++ minimal 30 menit sebelum beraktifitas dibawah sinar matahari. Mencegah kulit dehidrasi dengan cara mengkonsumsi makanan sehat tinggi serat dan minum banyak air putih. Dan yang terakhir menghindari minum minuman beralkohol serta merokok.*
* Penulis adalah dr. Lisa Berliani Tanaya