Scroll untuk baca artikel
Korupsi

Pekerjaan Septick Tank TA 2023 Senilai 800 Juta Di Desa Biris Malaka Diduga Mangkrak

53
×

Pekerjaan Septick Tank TA 2023 Senilai 800 Juta Di Desa Biris Malaka Diduga Mangkrak

Sebarkan artikel ini

Betun, Sakunar — Paket pekerjaan sanitasi tengki septik (Septic Tank) Tahun Anggaran (TA) 2023 senilai 800 Juta Rupiah di Desa Biris, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT diduga mangkrak.

Paket pekerjaan yang dikerjakan secara swakelola melalui Kelompok Swakelola Masyarakat (KSM) Makmur Jaya tersebut terpantau belum rampung dikerjakan hingga saat ini, Jumat (04/04/2025). Padahal, pekerjaan 80 unit tengki septic berikut rumah jamban tesebut sudah menghabiskan waktu hingga 2 tahun anggaran.

Beberapa penerima manfaat yang dijumpai di lokasi mengaku belum memanfaatkan fasilitas sanitasi tenki septik tersebut karena belum rampung dikerjakan. Diantaranya, belum terpasang tanki septik, belum dilengkapi sistem peresapan dan kloset. Ada pula rumah jamban yang belum diatap. Parahnya, ada pula yang baru sebatas fondasi tanpa lanjutan pembangunan.

Bendahara KSM Makmur Jaya, Anastasia Seuk, saat ditemui tim media pada Jumat malam, (4/4/25) mengatakan bahwa proyek ini terhambat karena tidak adanya tukang yang mau menyelesaikannya.

Baca Juga:  Kasihan! Bayi Laki-Laki Diduga Baru Lahir Ditemukan Warga Di Kota Betun Malaka

“Itu masalahnya di tukang. Ada yang sudah saya bayar lunas, tetapi mereka tidak bekerja,” ungkapnya.

Selain masalah tukang, Anastasia juga mengungkapkan kendala dalam distribusi bahan yang mempengaruhi kelanjutan pekerjaan.

Anastasia mengaku, pendistribusian bahan atau material dilakukan oleh penyedia atas nama FL. Menurut dia, transfer anggaran untuk pengadaan material langsung dilakukan ke rekening atas nama FL.

Sebelumnya diberitakan, pada TA 2023, Pemerintah Kabupaten Malaka meluncurkan 9 peket pekerjaan sanitasi tengki septik, tersebar di 9 desa. Namun pada akhir TA 2023, Dinas PUPR melaporkan, hanya 1 dari 9 paket pekerjaan tersebut yang rampung dikerjakan. Sedangkan 8 paket lainnya belum rampung dikerjakan.

Informasi tersebut diperoleh dari Dinas PUPR Kabupaten Malaka, melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Yan Manek Bria, S.ST di Betun, Jumat (19/01/2024).

Baca Juga:  Klarifikasi Pokja ULP Soal Tender Paket Pekerjaan SMP TA 2023

Kabid Cipta Karya menjelaskan, untuk metode pengelolaan kegiatan, sejak Tahun Anggaran 2022 digunakan metode swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

“Nah, dari 9 paket itu, baru satu yang sudah rampung dan serah terima, yaitu di Desa Motaulun,” ujar Yan Manek Bria.

Paket pekerjaan di Desa Motaulun tersebut, kata dia, sebanyak 68 unit tengki septik, dengan anggaran, Rp680.000.000. Pekerjaan ini dikelola oleh KSM Neon Diak.

Sedangkan 8 paket pekerjaan yang belum rampung adalah:

  1. Paket pekerjaan di Desa Lotas, sebanyak 60 unit, dengan anggaran Rp600.000.000. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh KSM Nekaf Mese.
  2. Paket pekerjaan di Desa Weulun, sebanyak 70 unit, dengan anggaran Rp700.000.000. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh KSM Cinta Kasih.
  3. Paket pekerjaan di Desa Biris, sebanyak 80 unit, dengan anggaran Rp800.000.000. Pengelola adalah KSM Makmur Jaya.
  4. Paket pekerjaan di Desa Bonibais, sebanyak 80 unit, dengan anggaran Rp800.000.000. Pengelola kegiatan adalah KSM Sinar Jaya Bonibais.
  5. Paket pekerjaan di Desa Kusa, sebanyak 80 unit, dengan anggaran Rp800.000.000. Pengelola kegiatan adalah KSM Kusa Sehat.
  6. Paket pekerjaan di Desa Wemeda, sebanyak 70 unit, dengan anggaran Rp700.000.000. Pelaksana kegiatan adalah KSM Sadan Mesak.
  7. Paket pekerjaan di Desa Kleseleon, sebanyak 70 unit, dengan anggaran Rp700.000.000. Pengelola kegiatan adalah KSM Kleseleon Maju.
  8. Paket pekerjaan di Desa Nanebot, sebanyak 70 unit, dengan anggaran Rp700.000.000. Pelaksana kegiatan adalah KSM Nanebot Jaya.
Baca Juga:  Kepsek SMP N 1 Malaka Barat Sikat Wartawan Saat Dikonfirmasi Berita "Kumpul Uang"

Kabid Cipta Karya menambahkan, kegiatan pengadaan tengki septik tersebut menggunakan anggaran, dari DAK Penugasan Bidang Sanitasi.*(fb/yk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *