Viral Di Medsos, Video Koeban Banjir Sumbawa NTB

oleh -459 views

NTB, Sakunar –– Sedang viral di berbagai platform media sosial, video yang memperlihatkan aksi seorang pria yang berusaha menyelamatkan diri saat terjadi bencana banjir bandang di Sumbawa, NTB, Jumat (09/02/2023).

Tampak dalam video tersebut, pria tersebut berusaha naik ke atap rumah, yang hanyut terbawa banjir.

Berikut video viral tersebut:

Baca Juga:  3 Dari Polda NTT, Berikut 67 Kapolres Yang Baru Diangkat Kapolri 18 Desember 2023

 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.489 rumah warga di Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTB) terendam banjir luapan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sumbawa.

Peristiwa bencana alam banjir bandang dam longsor tersebut terjadi pada Jumat (9/2/2024), sekitar pukul 15.30 Wita setelah hujan deras mengguyur wilayah itu.

Dikabarkan, banjir merendam sedikitnya enam kelurahan, yakni Kelurahan Samapuin, Kelurahan Pekat, Kelurahan Brang Bara, Kelurahan Bugis, Kelurahan Brang Biji, dan Kelurahan Lempeh.

Baca Juga:  Tim Sepak Bola Pra PON NTT Puncaki Klasemen Sementara Usai Bungkam NTB Di Laga Pembuka

Selain merendam ribuan rumah, sebanyak 6.278 jiwa menjadi korban bencana alam tersebut.

Demikian dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, Jumat (09/02/2024).

“Benar, banjir bandang menggenangi 1.489 rumah dan 6.278 jiwa terdampak. Empat rumah hanyut terbawa banjir,” kata Nurhidayat.

Nurhidayat menghimbau, agar warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai tetap waspada akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Baca Juga:  Aniaya Dedimus Nahak, Randi Divonis 2 Tahun Penjara dan Kuasa Hukum YBN Bilang...

“Puncak musim hujan diperkirakan pada Februari 2024 ini, apalagi intensitasnya tinggi. Jadi diharapkan kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi banjir bandang yang dapat menggenangi wilayah rawan banjir seperti bantaran sungai,” imbaunya.*****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.