Scroll untuk baca artikel
Nasional

Teda Dinsos Malaka Wajib Baca, Ini Soal Gaji Yang Tertunggak 3 Bulan

1513
×

Teda Dinsos Malaka Wajib Baca, Ini Soal Gaji Yang Tertunggak 3 Bulan

Sebarkan artikel ini

Malaka, sakunar — Dinas Sosial Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mempunyai kabar baik untuk para pegawai honorer kontrak daerah (Teda) pada instansi tersebut.

Dinas Sosial (Dinsos) merespon baik keluhan para tenaga honorer kontrak daerah (Teda), bahwa gaji mereka belum dibayar selama 3 bulan, terhitung sejak Oktober, November dan Desember 2023.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Malaka, Marselina Klau, S.IP, dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Selasa (19/12/2023) menjelaskan, pihaknya sedang melakukan proses penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) di Badan Keuangan Daerah.

Baca Juga:  PPK Rumah Seroja Malaka Breafing Begini, Kontraktor Bilang "Kose Oan Ida" - Oles Ambil Sedikit

“Sementara berproses SP2D di Keuangan”, tulis Marselina dalam pesan Whatsapp kepada sakunar.com.

Karena itu, Kadis Marselina mengatakan, proses pencairan gaji ke rekening Teda penerima, diharapkan sudah bisa dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan dan Kas Daerah, pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Malaka, Makarius Maan membenarkan, pihaknya sedang melakukan proses penerbitan SP2D.

Baca Juga:  Gerindra Pimpin Perolehan Suara Sementara Di Dapil NTT 7

“Sementara ketik SP2D. Sebentar sudah posting di bank”, kata Makarius melalui pesan Whatsapp kepada sakunar.com, pukul 18:08 Wita.

Diberitkan sebelumnya, Dinas Sosial Kabupaten Malaka di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga belum melakukan pembayaran gaji kepada tenaga kontrak daerah di instansi tersebut selama 3 bulan terakhir.

Beberapa tenaga kontrak daerah pada Dinas Sosial Kabupaten Malaka mengeluhkan hal tersebut kepada kepada sakunar.com, Selasa (19/12/2023).

Baca Juga:  Ketua Komisi III Menduga PPK Proyek RS Pratama Malaka Tidak Tahu Hitung, Ini Alasannya!

Menurut para tenaga kontrak daerah tersebut, gaji mereka belum dibayar sejak bulan Oktober, November dan Desember.

Karena itu para tenaga kontrak daerah tersebut minta agar Kadis Sosial melakukan proses pembayaran gaji mereka selama tiga bulan tersebut.*(JoGer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *