Kades Ampera Wacanakan Pembangunan Rumah Apung

oleh -555 views

Kalabahi, NTT – Diketahui ada sekitar 24 desa di kawasan konservasi perairan daerah (KKPD) selat Pantar dan sekitarnya yang diusulkan menjadi desa wisata bahari. Usulan tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan nilai tambah ekonomi dari pemanfaatan jasa lingkungan sumber daya kelautan dan perikanan.

Sebagai salah satu desa yang berada dalam KKPD selat Pantar dan sekitarnya, dalam rangka mendukung program dewi bahari di kabupaten Alor pada beberapa bulan mendatang, Desa Ampera mewacanakan pembangunan rumah apung di desa Ampera. Hal ini diungkapkan oleh kepala desa Ampera Mustafa Moka kepada N9 pada Selasa (16/03/2021)

Moka menjelaskan bahwa tujuan pembangunan rumah apung tersebut adalah sebagai tempat nginap bagi para pelaku pariwisata.

Baca Juga:  Aksi Aliansi GEMPPA Berujung Ricuh, Sejumlah Massa Aksi Ditangkap Polisi

“Untuk mendukung desa wisata bahari, kami pemerintah desa menganggarkan APBDes untuk membangun rumah apung atau dermaga apung di pesisir desa Ampera ini. Tujuannya adalah ketika para pengguna jasa diving hari ini mereka datang, mereka bisa nginap atau istrahat sementara kemudian mereka lanjutkan aktivitas diving. Di Ampera sini ada beberapa titik, tiap tahun itu berdatangan terus para pelaku pariwisata baik dari dalam negeri maupun luar negeri” Ungkap Moka

Baca Juga:  Aksi Aliansi GEMPPA Berujung Ricuh, Sejumlah Massa Aksi Ditangkap Polisi

Dirinya mengaku pembangunan tersebut akan segera dilaksanakan tahun ini setelah validasi APBDes pada tanggal 18 bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) akan dilanjutkan dengan pelaksanaan musyawarah desa untuk membahas beberapa item kegiatan termasuk pembangunan rumah apung tersebut.

“Ini tahun tanggal 18 ini validasi APBDes di PMD, setelah itu kita akan laksanakan musyawarah desa tentang pembahasan penetapan APBDes dan didalamnya ada satu item kegiatan untuk menindaklanjuti penegasan dari bapa kementerian yaitu prioritas dana desa ini diprioritaskan untuk BLT dan diprioritaskan juga untuk pembangunan sarana prasarana penunjang pariwisata.” Pungkas Moka

Baca Juga:  Siswi SMA Di Alor Diduga Dipaksa Berhubungan Badan Oleh Teman Sekolah

Moka berharap pembangunan pariwisata di Alor bisa ditangani secara baik, mengingat Alor memiliki potensi pariwisata yang selalu menarik perhatian para pengunjung.*(Neban)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.